Contoh Daftar Pustaka dan Cara Penulisannya ( Rahimawati Imut posted on May 22nd, 2013 )

Advertisiment

Daftar pustaka merupakan sebuah halaman yang bisa dibilang adalah halaman yang wajib ketika membuat buku atau karya tulis, hampir semua karya tulis selalu mencatumkan daftar pustaka diakhir karangannya, hal ini dibuat untuk mempermudah pembaca yang ingin meninjau lebih jauh tentang apa yang sudah ditulis, selain itu bisa juga sebagai acuan untuk melakukan pengecakan apakah sudah sesuai dengan buku yang tertera dalam daftar pustaka.

Bila dilihat dari segi bahasa, daftar pustaka memiliki pengertian sebagai suatu daftar yang didalamnya mencatumkan nama pengarang, judul buku, penerbit, tahun terbit dan hal-hal lainnya yang terkait, penempatannya berada pada bagian akhir sebuah karangan atau buku dan susunannya diurutkan berdasarkan abjad.


CONTOH DAFTAR PUSTAKA

FUNGSI DAFTAR PUSTAKA

Dari uraian singkat diatas mungkin ada sudah sedikit memahami apa itu yang dinamakan dengan daftar pustaka, sebelum kita melanjutkan sesuai tengan tema kita hari ini yakni contoh daftar pustaka yang baik dan benar, ada baiknya kita jelaskan terlebih dahulu apa saja fungsi Daftar Pustaka.

Beberapa fungsi adanya daftar pustaka dalam sebuah karya tulis diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Untuk memberitahu kepada pembaca bahwa apa yang telah ditulis bukan hanya didapat dari pemikiran sendiri namun juga mengambil dari pemikiran orang lain yang telah ditulis dalam buku yang tercantum dalam daftar pustaka
  • Bagi pembaca yang ingin menelaah lebih jauh tentang pernyataan yang telah ditulis dalam karya tulis yang dibuat maka bisa secara langsung mencarinya dari daftar buku yang telah ditambahkan.
  • Untuk memberikan penghargaan kepada penulis buku yang tercantum sehingga dari pemikirannya terselesaikanlah sebuah karya tulis.
  • Penulis akan dipandang lebih profesional ketika mencatumkan daftar pustaka.

UNSUR DAFTAR PUSTAKA

Dalam menuliskan daftar pustaka ada beberapa hal penting yang sebaiknya anda ketahui, termasuk juga unsur-unsur dalam yang harus ada dalam penulisan daftar pustaka, unsur-unsur tersebut yakni

  • Nama pengarang
  • Judul buku/artikel
  • Data publikasi (penerbit, tempat terbit (tahun terbit, edisi buku)

CONTOH PENULISAN DAFTAR PUSTAKA

Penulisan daftar pustaka juga berbeda-beda tergantung dari apa yang dijadikan sumber daftar pustaka tersebut. Berikut penulis daftar pustaka yang bersumber dari :

Buku
Nama pengarang (penulisan nama dibalik dari belakang Misal : Naufa Zahra, maka menjadi “Zahra, Naufa” ), tahun terbit, judul, tempat terbit dan tahun terbit.

  • Arisandi, Yahoma dan Yoovita Andriani. 2001. Tanaman Obat Plus Pengobatan Alternatif. Jakarta: Setia Kawan
  • Said, Ahmad. 2007. Khasiat dan Manfaat Temulawak. Jakarta: Sinar Wadja Lestari
  • Dalimartha, Setiawan, dr. 2001. 36 Resep Tumbuhan Obat untuk Menurunkan Kolesterol. Jakarta: Penebar Swadaya
  • Hariani, Sangat M. dkk. 2000. Kamus Penyakit dan Tumbuhan Obat Indonesia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia

Internet :

Rahimawati. 2013. Contoh Daftar Pustaka dan Cara Penulisannya, http://contohsuratku.com/contoh-daftar-pustaka-yang-baik-dan-benar.html, (diakses 22 Mei 2013)

Koran

Rahimawati, B. 10 Mei, 2013. Unsur penting dalam penulisan daftar pustaka. Majpahit Pos , hlm. 2 & 6

UU, Permen dan Kepres

Republik Indonesia. 2003. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.  Jakarta: Sekretariat Negara

Ensiklopedia, Kamus

Stafford-Clark, D. 1978. Mental disorders and their treatment. The New Encyclopedia Britannica. Encyclopedia Britannica. 23: 956-975.

Chicago, USA . Echols, J.M. dan Shadily, H. (Eds). 1989. Kamus Inggris – Indonesia. Jakarta: PT Gramedia.

Skripsi, Tesis, Disertasi, Laporan Penelitian:

Kuncoro, T. 1996. Pengembangan Kurikulum Pelatihan Magang di STM Nasional Malang Jurusan Bangunan, Program Studi Bangunan Gedung: Suatu Studi Berdasarkan Kebutuhan Dunia Usaha Jasa Konstruksi . Tesis tidak diterbitkan. Malang: PPS IKIP MALANG.

Film (Movie)
Oldfield, B. (Producer) 1977. On the edge of the forest. Tasmanian Film Corporation. Hobart, Austraalia,. 30 mins.

CONTOH PENULISAN DAFTAR PUSTAKA MICROSOFT WORD

yang ingin mengambil dokumen di bawah ini silahkan di https://docs.google.com/file/d/0B73qhPn_chqedVVsaDBzY00tWGs/edit?usp=sharing

COMMENTS: No Comments »

Categories: Contoh Lainnya

Contoh Surat Perjanjian dan Unsur-Unsur Pentingnya ( Rahimawati Imut posted on May 17th, 2013 )

Advertisiment

Surat Perjanjian kerap kali diperlukan ketika menjalani bisnis, dengan membuat surat  perjanjian maka kesepakatan yang telah dibuat antara kedua belah pihak akan semakin kuat.  Jadi surat perjanjian dapat dikatakan sebagai suatu jaminan bahkan juga kepastian sehingga kedua belah pihak yang terkait dengan perjanjian yang dibuat tidak saling dirugikan.  Suatu Perjanjian merupakan suatu kesepakatan yang akan mengikat kedua belah pihak yang telah berjanji dan berani menjamin adanya kepastian.

Jika, kita cermati dalam kehidupan sehari-hari, perjanjian yang dibuat ada yang dibuat secara lisan saja dan juga ada yang memperkuat lisan tersebut dengan tulisan atau tertulis.   Namun, tentunya perjanjian yang hanya dilakukan secara lisan memiliki kekuatan yang sangat lemah sehingga hal ini kerap kali perjanjian tersebut menjadi sengketa karena hal tersebut sangat sulit untuk dibuktikan secara hukum.   Apabila perjanjian dibuat secara tertulis maka atau biasa orang menyebutnya dengan sebutan hitam di atas putih maka hal tersebut tentu akan menjadikan perjanjian yang telah disepakati menjadi berbanding terbalik dengan perjanjian lisan yakni memiliki kekuatan hukum yang sangat kuat.  Bagi yang menjalankan bisnis tentunya mereka selalu menggunakan perjanjian dengan cara tertulis itu semua demi keamanan bisnis yang dijalankannya.  Kali ini kita akan membahas tentang contoh surat perjanjian namun sebelum kita ulas sedikit beberapa hal penting yang berkaitan dengan hal tersebut.

CONTOH SURAT PERJANJIAN


Macam-Macam Surat Perjanjian

Surat perjanjian merupakan surat yang telah menjadi kesepakatan antara masing-masing pihak terkait yang memiliki sifat mengikat tentang hak dan juga kewajiban yang harus dilakukan atau yang harus ditinggalkan.   Dari pengertian tersebut dapat kita pahami bahwa surat perjanian dibuat secara bersama-sama antar masing-masing pihak dan untuk memperkuat perjanjian tersebut seringkali melibatkan pihak ketiga.  Dari uraian tersebut surat perjanjian dapat digolongkan menjadi 2 (dua) macam, yakni :

  1. Surat Perjanjian autentik, yakni surat perjanjian yang melibatkan pejabat pemerintah sebagai saksi dari perjanjian yang dibuat.
  2. Surat Perjanjian dibawah tangan, yakni kebalikan dari perjanjian autentik yaitu perjanjian yang tidak melibatkan pejabat pemerintah sebagai saksi.

Dari dua macam surat perjanjian di atas dilihat dari segi keabsahan semua mempunyai yang sah saja asal surat yang dibuat telah memenuhi syarat administrasi dalam pembuatan surat perjanjian.  Sebagai contoh surat perjanjian yang dibuat tanpa adanya kesaksian dari notaris akan dianggap tetap sah asal seperti yang disebutkan tadi tetap mengikuti kaidah yang benar dalam pembuatan surat perjanjian.   Kaidah dalam membuat surat perjanjian seharusnya mencantumkan kesepakatan mengenai batas-batas hak dan kewajiban antara kedua belah pihak, didalam surat tersebut juga menyatakan akan adanya jalan keluar yang bagaimana, dan apabila nantinya seseorang tidak melaksanakan kewajiban juga ditentukan jalan keluarnya seperti pemberian ganti rugi, saksi atau bahkan gugatan ke pengadilan.  Nah untuk lebih jelasnya tentang syarat-syarat sehingga surat perjanjian dianggap sah adalah seperti tertera di bawah ini.


Syarat Sah Surat Perjanjian

Surat perjanjian dianggap sah apabila telah memenuhi syarat-syarat berikut:

  1. ditulis diatas kertas biasa atau lebih bagus lagi diatas kertas segel dan dibubuhi materai.
  2. Dibuat tanpa ada paksaan dari pihak manapun
  3. Seluruh isi dari perjanjian harus telah disetujui oleh kedua belah pihak yang melakukan perjanjian.
  4. Pihak yang melakukan perjanian harus sudah dewasa dan dalam keadaan waras dan sadar.
  5. Isi perjanjian harus jelas dan tidak mempunyai peluang untuk ditafsirkan secara berbeda.
  6. Isi surat perjanjian tidak boleh bertentangan dengan undang-undang dan norma susila yang berlaku.

Nah itulah beberapa hal penting yang sebaiknya diperhatikan sebelum membuat surat perjanjian.  Berikut ini contoh surat perjanjian tentang utang piutang.

 Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang

SURAT PERJANJIAN UTANG PIUTANG

Pada hari ini Jum’at Tanggal Tujuh Belas Bulan Mei Tahun Dua Ribu Tiga Belas, kami yang bertanda tangan di bawah ini setuju mengadakan Perjanjian Utang Piutang yaitu:

1. Nama :  Zahra Rafifah
Umur :  25 Tahun
Pekerjaan :  Pegawai Negeri Sipil
Alamat :  Jl. Kejaksaan Tinggi No. 1 Jakarta

Untuk selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

2. Nama :  Aisya Aliya
Umur :  27 Tahun
Pekerjaan :  Wiraswasta
Alamat :  Jl. Komplek Kepolisan No. 99 Jakarta

Untuk selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Maka melalui surat perjanjian ini disetujui oleh Kedua Belah Pihak ketentuan-ketentuan sebagaimana tercantum di bawah ini:

  1. PIHAK PERTAMA telah menerima uang tunai sebesar Rp.500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah) dari PIHAK KEDUA yang dimana uang tunai tersebut adalah hutang atau pinjaman.
  2. PIHAK PERTAMA bersedia memberikan barang jaminan yakni …………., yang nilainya dianggap sama dengan uang pinjaman kepada PIHAK KEDUA.
  3. PIHAK PERTAMA berjanji akan melunasi uang pinjaman KEPADA PIHAK KEDUA dengan tenggang waktu selama 6 (Enam) bulan terhitung dari ditandatanganinya Surat Perjanjian ini.
  4. Apabila nantinya dikemudian hari ternyata PIHAK PERTAMA tidak dapat membayar hutang tersebut, maka PIHAK KEDUA memiliki hak penuh atas barang jaminan baik untuk dimiliki pribadi maupun untuk dijual kepada orang lain.
  5. Surat Perjanjian ini dibuat dalam 2 (Dua) Rangkap bermaterai cukup dan masing-masing rangkap mempunyai kekuatan hukum yang sama, masing-masing untuk PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA.
  6. Surat Perjanjian dibuat dan ditandatangani oleh Kedua Belah Pihak secara sadar dan tanpa tekanan dari Pihak manapun di Jakarta pada hari, tanggal dan bulan seperti tersebut di atas.

Demikianlah surat perjanjian utang-piutang ini dibuat bersama di depan saksi-saksi, dalam keadaan sehat jasmani dan rohani dan untuk dijadikan sebagai pegangan hukum bagi masing-masing pihak.

PIHAK PERTAMA,

AISYA ALIYA

PIHAK KEDUA,

ZAHRA RAFIFAH

Saksi-saksi :

NAMA TANDA TANGAN
  1. Ahmad Wafa Mubaraq
  2. Rahma Humaira
  3. Zulfa Khadizah
  4. Muhammad Aini
  1. ………………………..
  2. ………………………..
  3. ………………………..
  4. ………………………..

Semoga artikel kali ini tentang Contoh Surat Perjanjian dan beberapa unsur penting yang semestinya diketahui dalam pembuatan surat perjanjian dapat memeberi sedikit manfaat untuk anda yang mengunjungi halaman ini. By…by…

Contoh Surat Pernyataan, Pengertian dan Manfaatnya ( Rahimawati Imut posted on May 17th, 2013 )

Advertisiment

Dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Contoh Surat Pernyataan, seperti Surat yang satu ini seringkali digunakan dalam hal pengolahan administrasi ataupun surat menyurat dalam kehidupan sehari-hari. Surat Pernyataan memang menjadi salah satu hal yang seringkali diperlukan untuk memperjelas apa yang akan telah ia lakukan atau apa yang ia katakan. Bagi anda yang ingin atau sedang mencari contoh surat pernyataan, maka posting kali ini akan dapat membantu anda namun sebelum membahas hal pokok tentang itu ada baiknya kita sedikit mengulas tentang pengertian, manfaat, bentuk dan juga cara penyusunan surat pernyataan seperti yang pernah dilansir oleh  ellopedia.blogspot. com

CONTOH SURAT PERNYATAAN

Pengertian Surat Pernyataan

Surat pernyataan dapat diartikan sebagai surat yang dibuat oleh seseorang yang berisi pernyataan dirinya atau menerangkan orang lain bahwa orang tersebut pernah atau tidak pernah melakukan sesuatu.   Ada juga pengertian lain, yaitu surat pernyataan adalah pernyataan tertulis yang mengemukakan kesediaan/kesanggupan seseorang atau kelompok untuk menanggung segala risiko yang berkaitan dengannnya. Surat pernyataan yang menyangkut aspek hukum harus di tulis di atas kertas segel atau kertas biasa yang di bubuhi materai. Dengan hal itu juga terkandung pengertian bahwa surat pernyataan yang menyangkut aspek hukum hanya di buat oleh seseorang yang telah dewasa

Dalam kehidupan sehari-hari surat pernyataan sering dibuat oleh seseorang untuk melengkapi surat lamaran pekerjaan atau untuk keperluannya setelah dia pendidikan atau bekerja dalam suatu instansi tertentu.

Dalam urusan dinas, seseorang pimpinan sering juga membuat surat pernyataan yang isinya menerangkan tentang anak buah atau bawahannya. Surat pernyataan dinas mempunyai bentuk, fungsi, dan penyusunan yang relative sama dengan surat keterangan.

Tidak jarang juga sebuah lembaga yang hendak menyeleksi pegawai baru meminta untuk membuat surat pernyataan. Dalam hal seperti ini sebaiknya lembaga tersebut mempersiapkan blangko surat untuk diisi oleh para peserta sebagai suatu persyaratan. Pembuatan surat pernyataan dalam bentuk blangko memudahkan penelitian isi surat yang masuk karena semua bentuknya sudah lama.

Manfaat Surat Pernyataan Pribadi

  • Bagi si penerima, surat pernyataan berfungsi sebagai alat bukti meminta pertanggungjawaban pihak yang menulis jika ia menempati, atau apa yang dinyatakannya ternyata tidak benar.
  • Bagi si pembuat, surat pernyataan berfungsi sebagai alat bukti penguat untuk diakui pihak lain, bahwa dirinya benar-benar seperti apa yang dinyatakan dalam surat tersebut. Oleh karena itu surat lamaran pekerjaan bagi pegawai negeri, biasanya dilampiri berbagai surat pernyataan.
  • Bagi pihak yang dinyatakan, surat pernyataan berfungsi sebagai alat pengukuhan atau menguatkan keadaan pihak yang diterangkan/ dinyatakan, baik dalam keadaan positif maupun negatif. Jika surat pernyataan itu dibuat oleh pihak lain.

Bentuk dan Penyusunan Surat Pernyataan Pribadi

Surat pernyataan pribadi mempunyai bentuk yang sederhana. Kita dapat membuatnya dalam bentuk resmi atau setengah balok. Meskipun termasuk surat pribadi, pihak yang menerima surat pernyataan ini sebaiknya membuatkan blangko.

Surat pernyataan dalam bentuk blangko/formulir berfungsi memudahkan bentuk untuk mengecek isinya, karena isi pernyataan yang dianggap penting sudah langsung dicetak/diketik. Pihak pribadi yang mengisi tinggal melengkapi bagian-bagian data pribadi saja.

Mengenai susunannya, surat pernyataan terbagi menjadi tiga bagian pokok, yaitu:

  • Nama surat pernyataan, biasanya ditulis centering atau di tengah-tengah dengan huruf kapital semua.
  • Isi pernyataan, meliputi beberapa hal.
  • identitas pihak yang menyatakan
  • Isi pernyataan berupa kesungguhan dalam menyatakan sesuai dengan kenyataan yang ada,
  • Identitas pihak yang menyatakan jika surat pernyataan itu dibuat oleh pihak lain.
  • Penutup pernyataan, meliputi hal-hal:
  • tempat dan tanggal dibuatnya surat,
  • Identitas yang membuat surat
  • nama terang,
  • tanda tangan
  • keterangan lain (NIP, dan sebagainya).

Diatas telah dijelaskan secara gamblang apa itu surat pernyataan, sekarang sampai di pokok masalah yakni contoh surat pernyataan, berikut ada beberapa contoh yang bisa anda  pergunakan:

Contoh Surat Pernyataan Tanggung Jawab

SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK/PAKTA INTEGRITAS

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama :  ………………………………………
Jabatan :  Kepala Sekolah ……………………
ALamat :  Jl. ………………………. Kecamatan ………..

Bahwa sesuai dengan surat edaran Menteri dalam Negeri Republik Indonesia, tanggal 8 Nopember 2007 Nomor 900/2677/SJ Perihal Hibah dan Bantuan Daerah dan Peraturan Menteri Keuangan tanggal 6 Nopember 2008 Nomor 169/PMK.07/2008 perihal tata Cara Penyaluran Hibah Kepada Pemerintah Daerah. Dengan ini menyatakan bahwa kami sebagai penerima dana hibah dari program Bantuan Dana Operasional Sekolah (BOS) Kabupaten/Kota ……………………………. Tahun ………., akan bertanggung jawab mutlak terhadap penggunaan dana hibah yang kami terima sesuai dengan buku panduan Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Apabila di kemudian hari diketahui terjadi penyimpangan dalam penggunaannya sehingga kemudian menimbulkan kerugian negara, maka kami bersedia menganti dan menyetorkan kerugian tersebut ke kas Daerah serta bersedia menerima sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya dan bermaterai cukup untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Mengetahui :

Manager BOS Kab/Kota

Tempat, Tanggal Bulan Tahun

Kepala ………………………..

……………………………….

NIP.

………………………………..

NIP

Contoh Surat Pernyataan Tidak Pernah Menikah

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama ZAKARIA
Bin :  Muhammad Saidi
Tempat Tanggal Lahir :  Pulang Pisau, 07-07-1977
Kebangsaan / Suku :  Indonesia / Dayak
Agama :  Islam
Pekerjaan :  Wiraswasta
Alamat :  Jl. Pulang Pisau No. 77 RT. 7 Kecamatan Kahayan Hilir

Dengan ini saya bersumpah DEMI ALLAH dan menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya benar-benar JEJAKA  (Tidak ada ikatan nikah dengan pihak lain) sampai saat ini dan pernyataan ini digunakan untuk melaksanakan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA).

Bilamana surat pernyataan ini tidak benar/tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, saya bersedia diambil tindakan oleh yang berwajib sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku dan tidak akan melibatkan orang lain/Pejabat yang menandatangani surat pernyataan ini.

Demikian surat pernyataan saya buat dengan sadar dan tanpa paksa untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Pulang Pisau, 17 Mei 2013

Yang membuat pernyataan,

ZAKARIA

Mengetahui :

Lurah Pulang Pisau,

…………………….

NIP.

Ketua RT. 7,

………………………..

top